15 Mei 2012

...

Malam ini saja, sayang.
Peluk aku yang telah rebah lelah di pundak penantian.
Hampir terbunuh oleh kesepian.

Malam ini saja, sayang.
Hentikan kenangan yang mencumbui ku penuh birahi.
Tanpa ampun dan aku kepayahan.
Gantikan dengan pagut; kecup bibirmu.

Malam ini saja.
Karena Aku sudah jengah, sayang.
Jengah disetubuhi kenangan.

-di kamar, sekitar pukul 10 malam, dalam rangka memenuhi tantangan menulis di group freedom writer-

Tidak ada komentar: