Kamu.
Masuk tanpa mengetuk.
Memutar anak kunci tanpa permisi.
Kamu.
Tamu yang berlagak seperti Tuan.
Di rumah tanpa jendela bernama hatiku.
Menjual bual yang sialnya ku percaya begitu saja.
Terus begitu hingga ku terbiasa.
Terbiasa dengan kau yang pergi tanpa minta diri.
Kemudian datang lagi tanpa janji.
Sampai ketika kau pulang, ke sini, ke rumah kita.
Membawa anjing betina yang kau puja.
Menjadikannya nyonya jalang di rumah ku, di rumah kita.
Sementara aku?
Hanya kau sisakan bilik di sudut bernama cemburu.
Kau, bajingan.
annisAYUs
-Banjarmasin, 9 Juli 2012-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar