16 Jul 2012

Terkenang kenangan yang selalu dikenang

Kenang(ingat)an.


Kenangan tidak untuk diperjuangkan untuk dilupakan.

Itulah mengapa bernama kenangan.

Mereka terlahir untuk dikenang-kenang.

Dan selalu ada yang terkenang-kenang.

Bukan berarti mesti dikembalikan.

Hanya saja Saya kadang dan sedang merindukan pelukan.

Walau jauh dari kemungkinan, Saya bisa pastikan doa untuk segala kebaikannya sudah menjadi keharusan.

Tak lupa Saya titipkan pada tangan yang menadah di atas sajadah yang membentang.

Meski bolamata saya sedang basah tertusuk serpihan kaca di bola mata barusan.

Dan Hujan di luar jendela seakan mengandung partikel-partikel rindu yang tak tertahankan.

Kepadanya,

Tuan yang mengamini perpisahan - pejuang kepergian, yang kepadanya;

Rindu tak pernah mampu Saya sederhanakan.


annisAYUs
Banjarmasin, 15 Juli 2012. 2:45 AM.

Tidak ada komentar: