14 Mei 2012

40 tahun lalu. Lahir perempuan yang kemudian menjadi wanita hebat. Untuk orangtuanya, suaminya, dan kami, anak-anaknya. Sebelum ia dewasa ia sudah tahu arti berjuang. Setelah dewasa, dan mulai menua ia masih saja berjuang. Kami memanggilnya ;

Mama.

ini hari.

usiamu genap 20 tahun lebih tua dari umur ku yang hampir 20 tahun ini.

2 hari yang lalu, mama sempat bicara.

bernada kecewa.

taukah kau apa yang ku rasa saat itu?

You don't need to know. I just can't let you see my pain.

melihatmu bersedih karna laku ku saja cukup membuat hatiku hancur dalam sekejap.

20 tahun dan aku masih saja bisa-bisanya buatmu kecewa.

Mama.

ini hari.

40 tahun usia mu.

sehat mu adalah doa utama ku.

ku selipkan di setiap tarikan dan hembusan nafasku.

semoga dilapangkan jalan kami, anak-anakmu untuk terus menjadi pembahagiamu.

semoga takdir Allah untuk hidupmu adalah untuk melihat kami, empat anakmu sukses.

semoga 40 tahun berikutnya tidak ada lagi tangis kecewa.

yang ada hanya kami, kau, kita di rumah mungil yang ku beli untukmu, meniup lilin berangka 80.

dan semoga semesta dan isinya mengamini semua semoga-semoga mu.

Tidak ada komentar: