Aku tak sedang
mabuk
hanya saja sudah
mulai mengantuk.
Telah lelah
bergurau dengan rindu yang tak kunjung tidur.
Bercerita tentang
pilu dengan mata yang masih sembab
belum sempat
memejam
bercerita tentang
cinta yang ditanggung sendirian dalam diam.
Kucukupkan
berserapah pada takdir, mengatur garis tangan
sebab ada ganjil
yang memang tak untuk tergenapkan.
Dia satu.
Dia (bukan) aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar