Dia hanya
kupu-kupu
Bukan kunang-kunang
Yang dicipta
bercahaya.
Dia hanya
kupu-kupu
Yang berpatut
diri di depan cermin
Sebelum menjadi
petualang menaklukkan malam
Tak jarang
digunjing bahkan dicerca.
Malam dia terbang,
siang mereka menyebutnya jalang
Mereka yang
kekasihnya-baru-saja-tadi-malam- dia belai perutnya
Dengan kepakan
sayap telanjangnya.
Sayap rapuh yang
terlihat kuat karena memang begitu seharusnya
Sebab di sana, di
dalam kepompong tempat Ia lahir dahulu,
Banyak ulat-ulat
yang dicegahnya bermetamorfosa
Agar tak segera
terbang dan menjadi seperti nya.
Lalu siapa yang
sebenarnya jalang?
Wahai kalian yang
kekasihnya rela membayar kupu-kupu terbang malam yang kalian teriaki jalang.